Just Action To Our Nation

Kembalikan  karakter Indonesia sesuai dengan yang di cita-citakan oleh para founding father Indonesia (para pahlawan Indonesia)

Dalam rangka menyambut bulan pahlawan, bulan November 2011

Oleh: Drajat WH

Menurut pemikiran kami  ada 5 harapan utama para pendiri bangsa ini terhadap para pengelola Negara Kesatuan Republik Indonesia;

1.Menjadikan Indonesia menjadi bintang dunia, sebagaimana yang tertuang di dalam pancasila pasal 1,” ketuhanan yang maha esa” dengan lambang bintang.

2. Menjadikan  negara  Indonesia yang menjunjung tinggi perikemanusiaan dan beradab, sehingga bangsa akan lebih dihargai oleh bangsa bangsa lain. Hal ini tertuang di dalam pancasila pasal 2 yang berbunyi “kemanusiaan yang adil dan beradab”dengan lambang padi dan kapas

3.Menjadikan  negara yang  aman dan nyaman untuk seluruh rakyatnya, hal ini sudah tertuang di pancasila pasal 3 “persatuan Indonesia” yang berlambang pohon beringin. Pohon beringin bisa diartikan pohon  yang besar dan kuat . Sehingga kita dapat berteduh dengan aman dan nyaman di bawahnya.

4. Mempunyai pemimpin yang kuat, rendah hati dan bijaksana. Hal ini ditunjukan oleh pancasila pasal 4 yang berbunyi” Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan” yang dilambangkan dengan kepala banteng yang kuat dan merem, bisa diartikan sebagai banteng yang kuat, rendah hati dan bijaksana.

5. Menjadikan  negara dapat men-sejahterakan rakyatnya. Hal ini tertuang didalam pancasila pasal 5, yang berbunyi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Untuk merealisasikan harapannya tersebut, para founding father ( para pahlawan) sudah memberikan contoh-contoh sikap karakter yang bisa ditiru oleh semua pemimpin bangsa ini. Contoh contoh tersebut telah dilaksanakan oleh beliau beliau dengan pengorbanan yang sangat luar biasa yaitu nyawa mereka.  

Kita kenal beberapa para pahlawan pejuang bangsa seperti Gadjah Mada yang terkenal dengan sumpah palapanya, menunjukkan betapa besar hasrat Gadjah Mada untuk mempersatukan nusantara (pemberani, teguh pendirian,cinta persatuan dan kesatuan) , Pangeran Diponegoro yang terkenal dengan perlawanannya terhadap penjajah (berani karena benar, cerdik dan cerdas, teguh pendirian,  rela membela negara sampai titik darah penghabisan(pantang menyerah),tampa pamrih mengharap ridho Allah SWT, masyarakat jawa tengah mendukung pangeran Diponegoro saat perang gerilya (gotong royong),), Raden Fatah (Sunan gunung jati) melakukan penyerbuan ke Batavia untuk mengusir penjajah dari Jakarta (berani karena benar, teguh pendirian, cinta tanah air, bela Negara tampa panrih mengharap ridho Allah SWT, masyarakat jawa tengah, dan jawa barat bergotong royong untuk mendukung pasukan fatahilah),  Cut Nyak Din, mempertahankan Aceh dari penjajah (berani karena benar, persamaan derajat dalam membela negara), Tuanku Imam Bonjol yang terkenal dengan perang paderinya (cinta tanah air, membela negara, rakyat sumatra barat pun mendukung secara bergotong royong saat perang gerilya, tampa pamrih ), R.A Kartini ( memperjuangkan pendidikan, pemberani, cerdas, teguh pendirian, Soetomo dkk sumpah pemuda (cinta tanah air, persatuan dan kesatuan). Soekarno dan Hatta memproklamasikan Indonesia ( berani, cinta tanah air,cerdas) . Jendral Soedirman, walaupun dengan satu paru paru yang sehat terus berjuang mengusir penjajah dari bumi Indonesia ( berani karena benar, pantang menyerah, cerdik pandai, kuat, dibantu oleh masyrakat Indonesia). Sjafrudin Prawiranegara yang merelakan hidupnya sebagai benteng pemerintahan Darurat Republik Indonesia, beliau tidak berusaha untuk mengambil alih pemerintahan Republik indonesia yang pada pada waktu itu sudah berada ditangannya, semata karena beliau mempunyai karakter yang benar, jujur dan dapat menjaga amanah. sebenarnya masih banyak pahlawan lain yang dapat kita gali sifatnya

Dari beberapa tokoh bangsa dapat ditarik kesimpulan beberapa sifat karakter bangsa Indonesia seperti yang dicontohkan oleh para pahlawan bangsa adalah:

  1. Benar, membela yang benar.
  2. Cinta tanah air
  3. Membela negara
  4. Rela berkorban
  5. Cinta persatuan dan kesatuan bangsa
  6. Gotong royong
  7. Tanpa pamrih
  8. Tawadhu
  9. Qona’ah
  10. Berani karena benar
  11. Teguh pendirian
  12. Pantang menyerah

17 Agustus 1945 saat pembacaan teks proklamasi kemerdekanaan banyak rakyat Indonesia yang menangis haru. betapakan tidak; semua peristiwa lalu seakan menjelma kembali, terbayang bayang perjuangan pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Teuku Umar,…. terbayang darah mujahid yang telah tertumpah merah menyirami bumi, bangkai bangkai yang bergelimpangan dan tulang tulang yang beserpihan, yang kesemuanya itu telah bersatu dengan air dan tanah menyuburkan bumi Indonesia Merdeka.

  1. Kesetaraan derajat
  2. Cerdas
  3. Tenggang rasa
  4. Amanah
  5. Disiplin
  6. Pekerja giat
  7. Hemat
  8. Sabar
  9. Ramah tamah
  10. Tanggungjawab
  11. Cinta produk dalam negeri
  12. Bangga sebagai bangsa Indonesia
  13. Menjaga amanah

17 Desember 1949 saat pelantikan ir Soekarno menjadi presiden RIS ia berkata”AKU INI ADALAH ABDI RAKYAT INDONESIA”.

Untuk itu wahai saudaraku sebangsa dan setanah air kita tiru karakter para pahlawan bangsa Indonesia dan penuhi harapan beliau beliau.

 

Hubungan antara Karakter Bangsa dengan Kemerdekaan RI

OLEH: Drajat WH

Salam kemerdekaan , Merdeka atau mati
Sekali merdeka tetap merdeka
Hidup Indonesia, Jayalah Indonesia

Pengertian dan Definisi Karakteristik Bangsa. Karakteristik bangsa merupakan suatu hal yang sangat penting bagi eksistansi suatu Negara, karena dengan adanya karakteristik suatu Negara memiliki suatu identitas yang berbeda dengan Negara lain. Tetapii sebelumnya kita harus tahu pengertian dari definisi karakteristik bangsa.

A. Karakter

Karakter sering diberi padanan kata watak, tabiat, perangai atau akhlak. Dalam bahasa Inggris character diberi arti a distinctive differentiating mark, tanda yang membedakan secara tersendiri. Karakter adalah keakuan rohaniah, yang nampak dalam keseluruhan sikap dan perilaku, yang dipengaruhi oleh bakat, atau potensi dalam diri dan lingkungan. Karakter juga diberi makna the stable and distinctive qualities built into an individual¶s life which determine his response regardless of circumstances.
Dengan demikian karakter adalah suatu kualitas yang mantap dan khusus (pembeda) yangterbentuk dalam kehidupan individu yang menentukan sikap dalam mengadakan reaksi terhadap rangsangan dengan tanpa mempedulikan situasi dan kondisi. Karakter secara harfiah adalah stempel, atau yang tercetak, yang terbentuk dipengaruhi oleh faktor endogeen /dalam diri dan faktor exogeen /luar diri. Karakter membentuk ciri khas individu atau suatu entitas suatu kualitas yang menentukan suatu individu atau entitas, sedemikian rupa sehingga diakui sebagai suatu pribadi yang membedakan dengan individu atau entitas lain. Kualitas yang menggambarkan suatu karakter bersifat unik, khas, yang mencerminkan pribadi individu atau entitas dimaksud, yang akan selalu nampak secara konsisten dalam sikap dan perilaku individu atau entitas dalam menghadapi setiap permasalahan.

B. Bangsa
Bangsa menurut Kamus Besar Indonesia mempunyai pengertian kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bangsa serta wilayah tertentu di muka bumi. Ernest Renan mengatakan bahwa bangsa adalah kesatuan solidaritas yang terdiri dari orang-orang yang saling merasa setia satu sama lain. Benedict Anderson medefinisikan pengertian bangsa adalah komunitas politik yang dibayangkan (imagined political community), yang artinya tidak selalu sesuai dengan kenyataan. Soekarno menyatakan bahwa persatuan antara orang dengan tanah airnya sebagai syarat bangsa. Menurut Mohammad Hatta bangsa adalah suatu persatuan yang ditentukan oleh keinsyafan, sebagai suatu persekutuan yang tersusun menjadi satu, yaitu terbit karena percaya atas persamaan nasib dan tujuan. Jadi dari definisi diatas, bangsa adalah suatu kelompok manusia yang memiliki karakteristik dan ciri yang sama (nama, budaya, adat), yang bertempat tinggal di suatu wilayah yang telah dikuasai nya atas sebuah persatuan yang timbul dari rasa nasionalisme serta rasa solidaritas dari sekumpulan manusia tersebut serta mengakui negaranya sebagai tanah airnya.

C. Karakter bangsa
Pengertian karakter bangsa adalah karakter atau perangai yang dimiliki sekelompok manusia yang dijadikan jati diri suatu bangsa dan hal tersebut yang membedakan bangsa    satu dengan bangsa lainnya, dan merupakan penunjuk eksistansi suatu bangsa di mata internasional. Karakter bangsa Indonesia tercermin dalam belief system  yang terdapat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta tantangan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia dewasa ini dan di masa yang akan datang, yang terjabar dalam  nilai-nilai dasar yang ingin diwujudkan, serta kompetensi-kompetensi yang perlu di kembangkan. Dasar Hukum dan Aturan-aturan Berhubungan dengan karakteristik bangsa Indonesia di negeri ini terdapat beberapa dasar hukum yang membuat karakteristik bangsa ini tetap dapat terjaga dan tetap mempunyai identitas didunia internasional yang membedakan dengan Negara lain. Dasar-dasar hukum dan aturan antara lain sebagai berikut:

D. Hubungan antara karakter bangsa  dan kemerdekaan Negara Kesatuan republik Indonesia
”Manusia dapat hidup 40 hari tanpa makan, sekitar 3 hari tanpa air, sekitar 8 menit tanpa udara, tapi hanya 1 detik jika tanpa harapan” (Hal Lindsey)
Harapan, itulah yang saya bayangkan. Beberapa tahun sebelum  17 Agustus 1945 rakyat dan bangsa Indonesia yang tentunya belum ada negara Indonesia sudah mempunyai harapan terbentuknya sebuah negara yang merdeka, bersatu, adil dan sejahtera, serta bisa melindungi dan mengayomi mereka Sehingga mereka berharap terbentuknya negara Indonesia ini. Untuk mewujudkan harapan nya , mereka rela berkorban harta benda, segalanya bahkan nyawa sekalipun, semata mata hanya utuk mendapatkan kemerdekaan.
Harapannya tentang sebuah negara yang merdeka, adil dan sejahtera  inilah yang memotivasi perjuangan  Pangeran Diponegoro, KH Agus Salim, H.Ahmad Dahlan, KH Hasyim Ashari, H.O.S. Cokro Aminoto,  Radjiman Widyodiningrat, Bung Tomo, Bung Hatta, Bung Karno, dan  masih banyak lagi para pahlawan dari sabang sampai merauke yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.
Harapan inilah yang membentuk karakter karakter individu para pejuang dan pahlawan bangsa. Mereka menjadi individu individu yang berani, pantang menyerah, rela berkorban, dan sabar, yang dilandasi oleh nilai nilai ketuhanan.
Dan berkat Rahmat Allah yang Maha Esa  dan didorong oleh karakter karakter yang saungguh sangat luar biasa dari para pahlawan itu maka tercapailah kemerdekaan Indonesia 66 tahun silam, tepatnya 17 Agustus 1945.
Setelah Indonesia mencapai kemerdekaannya, karakter  dan  harapan  para pahlawan  bangsa tersebut, apakah bisa dilepaskan begitu saja dari proses perjalanan Negara Kesatuan Republik Indonesia? Para pemimpin bangsa Indonesia di awal awal kemerdekaannya  menyerap karakter dan harapan para pahlawan tersebut. Tujuannya, supaya  karakter dan harapan mereka bisa diteruskan kepada seluruh rakyat Indonesia . Pancasila inilah bentuk pengejawantahan/perwujudan karakter dan harapan para pendiri bangsa ini, yang  merupakan dasar hukum yang paling utama di negeri ini yang berisi tentang karakter dan harapan para pendiri negeri ini, tentang bagaimana karakter bangsa ini, yang ber-Tuhan, berperikemanusiaan, bersatu, bermusyawarah,adil, dan sejahtera.
Karena itu sudah seharusnya kita sebagai bangsa bersyukur  kepada Tuhan dan berterimakasih kepada para pahlawan  bangsa dengan  berkarakter sebagaimana harapan mereka , yang tertuang di dalam Pancasila .

16 agustus 2011/16 ramadhan 1432H
Masyarakat Peduli Karakter Bangsa

MPKB

LSM
Masyarakat Peduli Karakter Bangsa

Hari ini kita tengok bangsa Indonesia yang sedang terpuruk dalam kemerosotan moral dan mental, dengan ditandai banyaknya korupsi dai hampir semua lini, prilaku amoral yang dipertontokan masyarakat mulai dari seorang pelajar, artis sampai pejabat negara membuat kita malu sebagai bangsa timur yang dikenal memiliki etika dan moral yang lebih baik dari bangsa barat. Bukan hanya itu semangat juang yang rendah dan menurunnya rasa nasionalisme membuat bangsa ini semakin dipandang sebelah mata oleh bangsa lain.

Tentunya hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, harus ada sebuah tindakan untuk me-reformasi semuanya. Dan ketika ditelaah lebih jauh, dasar dari kemerosotan semua itu disebabkan oleh kemerosotan karakter bangsa.

Akan sulit untuk melakukan perubahan pada karakter manusia indonesia dewasa, yang memang sudah terpola karakternya. Maka salah satu tindakan kecil yang harus kita lakukan adalah memulai perubahan karakter itu dengan mendidik karakter generasi muda indonesia mulai dari usia dini sampai mahasiswa.

Berangkat dari kondisi itulah kami sekelompok kecil masyarakat tergerak untuk memulai perubahan itu. Kami yang pernah menjadi generasi muda dan bahkan sebagian kami adalah generasi muda yang pernah menjadi aktifis mahasiswa mencoba untuk menyatukan visi untuk bertindak melakukan kontribusi pada perubahan karakater bangsa lewat pendidikan karakter dalam rangka membantu pemerintah dalam program pendidikan karakter bangsa.

Tentunya tindakan kami harus ditindaklanjuti dalam sebuah lembaga yang mewadahi-nya. Oleh karena itu terkait dengan tujuan kami menjadi mitra pemerintah dalam mensukseskan pendidikan karakter, maka kami membentuk lembaga yang kami beri nama Masyarakat Peduli Karakter Bangsa. Sebagai sebuah kontribusi kami pada bangsa ini, agar founding father negara ini tetap bangga dengan negara yang telah mereka dirikan dengan perjuangan penuh peluh dan tumpahan darah.

Dasar pemikiran dari lembaga kami adalah Pancasila dan UUD 1945. Dimana sebenarnya founding father kita telah merumuskan karakter bangsa dalam pancasila dan UUD 1945. Hal itu dapat dilihat dari lima sila dalam pancasila serta lambang-lambang-nya. Dimulai dari :

1.Ketuhanan Yang Maha Esa dengan lambang bintang, menurut pemikiran kami bahwa pada dasarnya founding father negara kita mengajarkan dengan lambang bintang bahwa bangsa ini bisa menjadi bintang yang terang diantara bangsa lain namun untuk mewujudkannya maka bangsa ini harus menjalankan seluruh aspek kehidupan mereka dengan nilai-nilai ketuhanan dan spiritual.
2.Kemanusiaan yang adil dan beradab, dengan lambang rantai yang tidaki putus. Ini dapat kita simpulkan bahwa bangsa ini bisa menjadi bangsa yang kuat seperti sebuah rantai yang menyatu jika keadilan dapat diwujudkan di bangsa ini, jika etika yang beradab mendapat tempat yang terbaik dalam setiap tindak-tanduk manusia indonesia
3.Persatuan indonesia, dengan lambang pohon beringin bahwa dengan sebuah persatuan maka bangsa kita sekokoh pohon beringin yang tidak dapat dipecah belah oleh bangsa lain dan dapat menjadi penyejuk dan payung bagi masyarakat di dalamnya yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dengan lambang banteng dengan mata terpejam. Founding father jelas ingin mengajarkan para pemimpin bangsa lewat banteng yang kuat bahwa pemimpin besar adalah pemimpin yang bermental dan berjiwa kuat seperti banteng namun dengan mata tertutup yaitu agar para pemimpin dapat menjadi seorang negarawan yang rendah hati dan bijaksana.
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, dengan lambang padi dan kapas. Bahwa tujuan utama berdiri-nya bangsa ini bukan hanya untuk memperkaya segelintir orang namun bagaimana bisa mensejahterakan seluruh rakyat indonesia
  • Menjadi lembaga pembantu pemerintah mensukseskan program pembangunan karakter bangsa
  • Menyelenggarakan pelatihan pembangun karakter bagi generasi muda
  • Menyelenggarakan pelatihan bagaimana membangun karakter siswa bagi guru
  • Menyelenggarakan pendidikan menjadi orang tua yang ideal sehingga dapat membangun karakter anak
  • Membuat PSA (iklan layanan masyarakat) agar dapat tercerahkan tentang pentingnya karakter
  • Generasi muda mulai dari SD sampai Mahasiswa
  • Guru mulai dari guru PAUD sampai SMA
  • Masyarakat umum (yang telah berkeluarga dan memiliki anak)

Program

  • Pendidikan Karakter Bagi Pelajar SD sampai SMA dengan program 3 hari 2 malam yang berjenjang dengan nama Nation Camp :
1.Nation Camp Basic (SD)
2.Nation Camp Intermediate (SMP)
3.Nation Camp Advance (SMA)
4.Future Leader Camp (Mahasiswa)
  • Program Pendidikan Guru dengan durasi 1 hari yang bertujuan untuk mengajarkan guru bagaimana memfollow up siswa-nya agar karakter positif-nya tetap terbangun
  • Program Pendidikan Orang Tua dengan durasi 1 hari yang bertujuan mengajarkan orang tua bagaimana membangun karakter positif anak

Logo Kita

Ini adalah logo Masyarakat Peduli Karakter Bangsa (MPKB)

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.